Sekilas Info

Fraksi Golkar Desak Pemkab Aceh Barat Prioritaskan Pengaspalan Jalan dan Pembangunan Jembatan Penghubung

Fajar Ziyadi, S.E Jubir Fraksi Partai Golkar

ACEH BARAT | pojoksuara.id - Fraksi Partai Golkar DPRK Aceh Barat mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Barat agar memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak masyarakat di sejumlah wilayah.

Desakan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRK Aceh Barat, Fajar Ziyady, S.E., saat membacakan Pemandangan Umum Fraksi Partai Golkar terhadap Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Aceh Barat Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRK Aceh Barat yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRK Aceh Barat, Selasa (14/7/2026).

Dalam pandangan umumnya, Fraksi Partai Golkar meminta Pemerintah Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera merealisasikan pengaspalan jalan di sekitar SD Negeri Gampong Peulanteu. Menurut Fraksi Golkar, pembangunan jalan tersebut merupakan aspirasi masyarakat karena jalur tersebut menjadi akses utama yang digunakan setiap hari oleh para siswa serta masyarakat menuju Masjid 1000 Tiang.

"Pengaspalan jalan di sekitar SD Negeri Gampong Peulanteu merupakan keinginan masyarakat sekitar mengingat jalur ini merupakan urat nadi transportasi harian siswa sekaligus akses masyarakat menuju Masjid 1000 Tiang, sehingga perlu adanya perhatian dari dinas terkait di Kabupaten Aceh Barat," kata Fajar Ziyady saat membacakan pandangan umum fraksinya.

Selain itu, Fraksi Golkar juga meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Barat segera membangun jembatan penghubung antara Gampong Alue Sundak dan Gampong Drien Rampak di Kecamatan Arongan Lambalek. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Menurut Fraksi Golkar, akses jalan yang menghubungkan kedua desa tersebut merupakan jalur vital yang selama ini menjadi penopang aktivitas masyarakat. Karena itu, pembangunan jembatan diharapkan dapat direalisasikan pada tahun anggaran berjalan atau paling lambat pada tahun anggaran berikutnya.

Tidak hanya itu, Fraksi Golkar turut menyoroti kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Gampong Simpang Peut dan Gampong Ujong Simpang, Kecamatan Arongan Lambalek. Fraksi menilai kondisi jembatan tersebut sudah tidak layak digunakan dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Melalui forum paripurna tersebut, Fajar Ziyady, S.E. selaku Jubir Fraksi Partai Golkar berharap Dinas PUPR Aceh Barat segera melakukan perbaikan terhadap jembatan gantung dimaksud agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman tanpa dihantui risiko kecelakaan akibat kondisi infrastruktur yang telah mengalami kerusakan.

Fraksi Partai Golkar menegaskan bahwa seluruh catatan strategis yang disampaikan dalam pandangan umum tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur yang lebih merata, aman, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.