Sekilas Info

Abdul Rauf Minta Pembersihan Krueng Tujoh Dilakukan Menyeluruh, Dimulai dari Bagian Bawah

ARIFFAHMI/pojoksuara.id Abdul Rauf, S.E (Sekretaris Komisi III DPRK Aceh Barat)

ACEH BARAT | pojoksuara.id - Anggota DPRK Aceh Barat dari Fraksi PAN, Abdul Rauf, S.E., yang merupakan legislator Daerah Pemilihan (Dapil) 5 meliputi Kecamatan Meureubo sekaligus Sekretaris Komisi III DPRK Aceh Barat, meminta pembersihan aliran Krueng Tujoh dilakukan secara menyeluruh dan dimulai dari bagian bawah.

Hal tersebut disampaikan Abdul Rauf dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait keberlangsungan hidup Krueng Tujoh yang digelar DPRK Aceh Barat, Senin (24/8/2026).

Abdul Rauf mengatakan, pembersihan aliran sungai menjadi salah satu langkah penting agar masyarakat yang berada di sekitar Krueng Tujoh dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Ia mengapresiasi berbagai masukan yang disampaikan dalam forum tersebut, termasuk penyampaian dari pemerintah daerah, Aliansi Masyarakat Peduli Krueng Tujoh, serta Ketua Komisi I DPRK Aceh Barat, Ramli, S.E.

"Kami sangat mengapresiasi apa yang telah disampaikan oleh Bapak Sekda, dari Aliansi Krueng Tujuh, dan juga apa yang disampaikan oleh Pak Ramli," ujar Abdul Rauf.

Menurutnya, proses pembersihan tidak cukup dilakukan dari bagian hulu atau atas saja. Pembersihan harus dimulai dari bagian bawah karena apabila masih terdapat penyumbatan di bagian hilir, aliran air tidak akan berjalan secara maksimal.

"Karena pembersihan itu harus dilakukan dari bawah dulu. Kalau pembersihan dilakukan dari atas, sementara penyumbatan di bawah masih ada, maka aliran air tidak akan maksimal," katanya.

Abdul Rauf berharap pihak terkait segera menindaklanjuti persoalan tersebut dengan melakukan pembersihan secara menyeluruh. Ia juga meminta agar kegiatan pemeliharaan Krueng Tujoh tidak dilakukan hanya ketika terjadi persoalan, tetapi dapat dilaksanakan secara berkala.

"Harapan kita kepada pihak terkait untuk segera melakukan pembersihan. Ke depan, pembersihan ini harus dilakukan secara rutin," tegasnya.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk menjaga kelancaran aliran Krueng Tujoh sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas sehari-hari di kawasan tersebut.

Abdul Rauf menegaskan, penyelesaian persoalan Krueng Tujoh membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah, pihak perusahaan, legislatif, dan masyarakat agar kondisi sungai dapat terus terjaga.