Sekilas Info

Ketua Komisi III DPRK Aceh Barat Bantu Petani Gampong Kajeung Bangkit Pascabencana

ACEH BARAT | pojoksuara.id - Dukungan terhadap pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana terus dilakukan di Kabupaten Aceh Barat. Ketua Komisi III DPRK Aceh Barat, Mustafa Gaseu, SH, menyalurkan bantuan pemulihan berupa 100 gulung kawat berduri kepada masyarakat Gampong Kajeung, Kecamatan Sungai Mas, Rabu (19/8/2026).

Bantuan tersebut diserahkan kepada dua kelompok tani setempat, yakni Kelompok Tani Kajung Jaya dan Kelompok Tani Kajung Damai. Penyerahan bantuan turut didampingi Camat Sungai Mas, Zulkifli, S.Ag.

Mustafa Gaseu mengatakan, bantuan kawat berduri tersebut merupakan bentuk dukungan untuk membantu masyarakat, khususnya para petani, dalam mengamankan lahan pertanian mereka sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi yang sempat terganggu akibat bencana.

Menurutnya, sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di Gampong Kajeung. Karena itu, para petani perlu didukung dengan sarana yang dapat membantu mereka kembali mengelola lahan secara aman dan produktif.

“Bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata agar masyarakat, khususnya para petani, dapat kembali mengelola lahannya dengan aman. Kami berharap kawat berduri ini dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga aktivitas pertanian di Gampong Kajeung dapat berjalan normal kembali secara bertahap,” ujar Mustafa Gaseu.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Kajung Jaya, Yasarin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Ketua Komisi III DPRK Aceh Barat tersebut kepada para petani di desanya.

“Terima kasih kepada Bapak Mustafa Gaseu yang telah memberikan bantuan kepada kelompok tani kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam mendukung kembali aktivitas pertanian setelah bencana,” ungkap Yasarin.

Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua Kelompok Tani Kajung Damai, Sakdan. Menurutnya, dukungan terhadap sektor pertanian saat ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk kembali menggerakkan roda perekonomian setelah terdampak bencana.

Dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengamankan dan mengelola lahan pertanian mereka. Dukungan sarana pertanian ini juga diharapkan menjadi penyemangat bagi warga Gampong Kajeung untuk kembali produktif dan bangkit melalui sektor pertanian pascabencana.