Sekilas Info

Pemko Banda Aceh Salurkan Hewan Kurban ke Gampong Minim Kurban, Asoe Nanggroe Jadi Penerima Simbolis

BANDA ACEH | pojoksuara.id - Dilangsir dari diskominfo.bandaacehkota.go.id, Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh menyalurkan hewan kurban ke sejumlah gampong di Kota Banda Aceh sebagai bagian dari program pendistribusian kurban Iduladha 1447 Hijriah. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, di Gampong Asoe Nanggroe dan Gampong Ulee Pata, Selasa (26/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menjelaskan bahwa setiap tahun Pemko Banda Aceh menggalang hewan kurban dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota. Tahun ini, terkumpul sebanyak 65 ekor sapi dan 17 ekor kambing, yang sebagian digunakan untuk kebutuhan internal, sementara sisanya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 17 ekor sapi dan 9 ekor kambing didistribusikan kepada masyarakat melalui dayah, balai pengajian, serta gampong-gampong yang minim hewan kurban. Salah satu lokasi penerima adalah Gampong Asoe Nanggroe yang pada tahun ini tidak memiliki seekor sapi pun untuk pelaksanaan kurban.

“Karena di Gampong Asoe Nanggroe ini tidak ada satupun sapi yang untuk dilaksanakan kurban di gampong ini. Maka secara simbolis saya menyerahkan ke Gampong Asoe Nanggroe, setelah ini ke Gampong Ulee Pata,” ujar Illiza.

Selain hewan kurban yang berasal dari ASN, Pemko Banda Aceh juga menerima dukungan dari mitra internasional berupa 40 ekor sapi dari Turki serta 250 paket kurban dari Uni Emirat Arab. Hewan kurban bantuan dari Turki dijadwalkan akan disembelih di Kota Banda Aceh pada hari ketiga Iduladha.

Sementara itu, dua ekor sapi dari bantuan tersebut juga akan disalurkan ke Kabupaten Pidie Jaya pada hari kedua Iduladha sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak bencana di daerah tersebut.

Illiza mengatakan, tradisi pengumpulan dan pendistribusian hewan kurban telah menjadi bagian dari budaya berbagi yang terus dipertahankan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh. Menurutnya, ibadah kurban merupakan bentuk pengorbanan dan kepedulian sosial yang dilaksanakan setiap Iduladha setelah rangkaian ibadah Ramadhan dan Idulfitri.

Ia berharap jumlah masyarakat yang berkurban terus meningkat setiap tahunnya sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.

“Semoga Insya Allah mudah-mudahan ke depan semakin banyak yang mau berkurban dan tentunya akan membawa kebahagiaan, kegembiraan bagi mereka, terutama mereka-mereka yang kurang mampu,” tutup wali kota.