Sekilas Info

Bupati Gayo Lues Hadiri Peusijuek Mahasiswa Baru HIPEMAGAS di Banda Aceh, Beri Motivasi dan Kenalkan Program Restorasi Ekonomi

BANDA ACEH | pojoksuara.id - Dilangsir dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, gayolueskab.go.id Bupati Gayo Lues, Suhaidi, M.Si., menghadiri acara peusijuek sekaligus tepung tawar bagi mahasiswa baru asal Gayo Lues yang tergabung dalam Organisasi Paguyuban HIPEMAGAS angkatan 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Taman Ratu Safiatuddin, tepatnya di Anjungan Kabupaten Gayo Lues, Banda Aceh, Minggu (24/5/2026), sebagai bentuk dukungan dan doa bagi para mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan tinggi.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Gayo Lues itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap generasi muda yang sedang menempuh pendidikan di perantauan. Meski memiliki sejumlah agenda pemerintahan, Suhaidi tetap meluangkan waktu untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan mahasiswa asal Gayo Lues di Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Bupati Suhaidi menyampaikan pesan motivasi kepada para mahasiswa agar tetap bersemangat dalam menuntut ilmu dan menjaga tanggung jawab sebagai putra-putri daerah.

"bahwa meski memiliki banyak agenda mendesak di Jakarta, beliau tetap menyempatkan waktu untuk memenuhi undangan adik-adik mahasiswa Gayo Lues di Banda Aceh. Hal ini dilakukan semata untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan petuah dan motivasi agar para mahasiswa dan pelajar asal Gayo Lues dapat menempuh pendidikan dengan semangat dan tanggung jawab."

Selain memberikan motivasi, Bupati juga memaparkan arah pembangunan Kabupaten Gayo Lues melalui Gerakan Restorasi Ekonomi Kerakyatan. Menurutnya, sektor kopi menjadi salah satu komoditas unggulan yang akan terus dikembangkan sebagai penggerak utama perekonomian masyarakat Gayo Lues

Pada kesempatan tersebut, Suhaidi secara resmi membuka kegiatan peusijuek dan memimpin prosesi tepung tawar kepada mahasiswa baru. Prosesi adat tersebut menjadi simbol doa dan harapan agar seluruh mahasiswa diberikan keselamatan, kemudahan, serta kesuksesan selama menjalani pendidikan di Banda Aceh.

Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan penampilan kesenian khas Tanoh Gayo, yakni Tari Saman dan Tari Bines. Penampilan budaya tersebut tidak hanya menghibur para tamu undangan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Gayo kepada mahasiswa baru serta masyarakat yang hadir