Ramli Soroti Krisis Siswa SD-SMP di Aceh Barat, Minta Evaluasi Kepala Sekolah dan Tambah Transportasi Pelajar
ACEH BARAT | pojoksuara.id - Fenomena menurunnya jumlah murid di sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Aceh Barat menjadi sorotan Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRK Aceh Barat. Juru Bicara Fraksi PAN, Ramli, S.E., meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui dinas terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tersebut, termasuk meninjau kembali kompetensi kepala sekolah dan memenuhi kebutuhan transportasi bagi pelajar.
Hal itu disampaikan Ramli saat membacakan Pendapat Fraksi Partai Amanat Nasional terhadap Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Aceh Barat Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRK Aceh Barat, Selasa (14/7/2026).
Dalam pandangan fraksinya, Ramli menilai kondisi banyaknya sekolah yang kekurangan peserta didik terjadi di tengah fasilitas pendidikan yang sebenarnya sudah memadai.
"Fenomena saat ini, bahwa banyak terdapat sekolah SD dan SMP di Kabupaten Aceh Barat yang kekurangan jumlah murid/siswa, padahal fasilitas pada sekolah tersebut sudah sangat memadai, seperti bangunan, sarana dan prasarana lainnya, namun kenyataannya tidak demikian," kata Ramli.
Menurut Fraksi PAN, persoalan tersebut tidak cukup disikapi hanya dengan pembangunan fisik sekolah, tetapi juga harus diikuti evaluasi terhadap tata kelola pendidikan di setiap satuan pendidikan.
Karena itu, Fraksi PAN meminta Kepala SKPK terkait agar menyusun kembali skema pengelolaan pendidikan sehingga sekolah-sekolah yang mengalami penurunan jumlah peserta didik dapat kembali diminati masyarakat.
Ramli juga menilai salah satu penyebab yang perlu dievaluasi adalah kompetensi kepala sekolah.
"Fraksi Partai Amanat Nasional DPRK Aceh Barat meminta kepada Kepala SKPK terkait, kiranya dapat diskema kembali, karena banyak kepala sekolah yang tidak berkompeten sehingga menurunkan jumlah minat murid/siswa," ujarnya.
Selain persoalan manajemen sekolah, Fraksi PAN turut menyoroti masih adanya keluhan masyarakat mengenai keterbatasan sarana transportasi bagi pelajar. Menurut Ramli, akses transportasi yang layak merupakan faktor penting untuk menunjang pelayanan pendidikan, terutama bagi siswa yang berada di wilayah dengan akses yang sulit.
"Selanjutnya dapat kami informasikan bahwa masih terdapat keluhan kurangnya transportasi yang layak. Untuk maksud tersebut Fraksi Partai Amanat Nasional DPRK Aceh Barat sangat mendukung untuk penambahan sarana transportasi tersebut dalam rangka menunjang kesempurnaan kinerja," kata Ramli.
Melalui pandangan fraksinya, PAN berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur pendidikan, tetapi juga melakukan pembenahan terhadap kualitas tata kelola sekolah, peningkatan kompetensi kepala sekolah, serta penyediaan transportasi yang memadai agar minat masyarakat menyekolahkan anak-anaknya di sekolah negeri dapat kembali meningkat.










Komentar