Sekilas Info

Perdana Digelar di Aceh Barat, Aksi Kamisan Serukan Penegakan HAM dan Supremasi Sipil

Koordinator Lapangan Aksi Kamisan Meulaboh, Anriansah Kalimuddin, menyampaikan orasi di depan Kantor DPRK Aceh Barat, Simpang Pelor, Meulaboh, Kamis (9/7/2026). Dalam aksi perdana Aksi Kamisan di Aceh Barat tersebut, peserta menyuarakan tuntutan penegakan hak asasi manusia (HAM), supremasi sipil, dan penyelesaian berbagai kasus pelanggaran HAM. Foto: Pojok Suara/Ariffahmi

ACEH BARAT | pojoksuara.id - Sejumlah aktivis menggelar Aksi Kamisan untuk pertama kalinya di Kabupaten Aceh Barat, Kamis (9/7/2026). Aksi yang berlangsung di depan Kantor DPRK Aceh Barat, tepatnya di Simpang Pelor, Kota Meulaboh, berlangsung damai dengan pengawalan personel Polres Aceh Barat.

Dalam aksi tersebut, para peserta membawa payung hitam sebagai simbol Aksi Kamisan serta menampilkan teatrikal berupa sosok pocong. Mereka juga memajang sejumlah foto korban dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), korban kekerasan, dan orang hilang di depan papan nama DPRK Aceh Barat sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada publik.

Secara bergantian, peserta menyampaikan orasi di tepi jalan sambil membagikan pesan kepada masyarakat dan para pengendara yang melintas. Aksi mengusung tema "Tegakkan Supremasi Sipil, Kembalikan TNI ke Barak, dan Usut Tuntas Pelanggaran HAM."

Koordinator Lapangan Aksi Kamisan Meulaboh, Anriansah Kalimuddin, mengatakan aksi tersebut merupakan yang pertama kali digelar di Aceh Barat dan akan menjadi kegiatan yang berkelanjutan.

"Aksi Kamisan ini pertama kali kami gelar di Aceh Barat. Ke depan, aksi ini akan terus kami lakukan," kata Anriansah Kalimuddin.

Menurutnya, Aksi Kamisan menjadi ruang bagi masyarakat sipil untuk menyampaikan aspirasi secara damai terkait isu-isu demokrasi, hak asasi manusia, serta berbagai persoalan yang dinilai masih membutuhkan perhatian negara.

Meski menarik perhatian masyarakat yang melintas, aksi berlangsung tertib dan kondusif. Personel Polres Aceh Barat tampak berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Aksi Kamisan merupakan gerakan damai yang dikenal dengan penggunaan payung hitam sebagai simbol perjuangan menuntut keadilan, penegakan HAM, serta penyelesaian berbagai kasus pelanggaran HAM di Indonesia. Penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat sipil di Aceh Barat.