Tutup Paripurna KUA-PPAS 2027, Bupati Aceh Barat Tekankan Sinergi dan Efisiensi Anggaran
ACEH BARAT | pojoksuara.id - Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M. menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah sekaligus mewujudkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Tahun Anggaran 2027 yang berkualitas dan berpihak kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Tarmizi saat memberikan pidato penutupan pada Rapat Paripurna Ke-IV Masa Sidang Ke-II DPRK Aceh Barat dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Aceh Barat Tahun Anggaran 2027, yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRK Aceh Barat, Jumat (7/8/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRK Aceh Barat yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pembahasan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 hingga tercapainya nota kesepakatan. Menurutnya, proses tersebut mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRK dalam merumuskan kebijakan anggaran yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
"Pendapat, saran, koreksi maupun rekomendasi yang telah disampaikan oleh seluruh fraksi merupakan bagian penting sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam memastikan setiap kebijakan yang dirumuskan benar-benar berpihak kepada masyarakat Aceh Barat," demikian esensi yang disampaikan Bupati dalam pidatonya.
Tarmizi menegaskan bahwa penyusunan KUA dan PPAS bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi pengelolaan keuangan daerah. Dokumen tersebut, katanya, merupakan arah kebijakan pembangunan yang akan menentukan prioritas program, alokasi sumber daya, serta langkah strategis pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat pada tahun mendatang.
Ia juga mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks pada 2027. Karena itu, pengelolaan fiskal harus dilakukan secara lebih cermat dengan menetapkan skala prioritas yang jelas agar setiap rupiah anggaran mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati memaparkan garis besar postur KUA-PPAS Kabupaten Aceh Barat Tahun Anggaran 2027 yang telah disepakati bersama DPRK. Pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,212 triliun, sementara belanja daerah direncanakan mencapai Rp1,248 triliun. Adapun pembiayaan daerah diproyeksikan sebesar Rp36,54 miliar sebagai bagian dari keseimbangan struktur anggaran tahun depan.
Bupati berharap kesepahaman yang telah dibangun selama pembahasan KUA-PPAS dapat menjadi fondasi kuat dalam penyusunan Rancangan APBK Tahun Anggaran 2027. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara eksekutif dan legislatif harus terus dipelihara sebagai modal utama untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan mampu menjawab harapan masyarakat.
Ia optimistis sinergi yang selama ini terjalin akan menghasilkan APBK yang lebih berkualitas, sekaligus mempercepat terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan menuju Aceh Barat yang maju dan sejahtera.
Mengakhiri pidatonya, Tarmizi kembali menyampaikan penghargaan kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRK Aceh Barat, Badan Anggaran DPRK, serta Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat atas kerja sama yang telah terbangun selama proses pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027. Ia berharap seluruh kesepakatan yang telah dicapai dapat diwujudkan dalam pelaksanaan APBK yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Aceh Barat.










Komentar